Kategori: Fakta Menarik Olahraga

4 Fakta Menarik Olahraga Bulu Tangkis yang Jarang Diketahui

Tidak hanya sepak bola, ternyata olahraga bulu tangkis atau badminton menyimpan segudang fakta menarik yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang pada umumnya.

Badminton merupakan olahraga yang sangat populer selain sepak bola. Di belahan dunia manapun pastinya mengenal olahraga yang sangat familiar ini.

Bahkan di Indonesia sendiri, olahraga bulu tangkis telah banyak memberikan hadiah medali berupa emas, perak atau pun perunggu dari berbagai ajang. Mulai dari ajang nasional sampai di tingkat internasional.

Mungkin Anda belum mengetahui sepenuhnya fak-fakta menarik seputar olahraga ini. Simak pembahasannya di artikel 4 Fakta Menarik Olahraga Bulu Tangkis yang Jarang Diketahui orang banyak pada umumnya.

1. Badminton di dominasi oleh Benua Asia

Sejak masuk ke dalam ajang Olimpiade tahun 1992, para atlet pebulutangkis Asia telah meraih 93 medali dari totl jumlah 103 medali Olimpiade.

China dan Indonesia merupakan negara yang paling sukses di dunia dalam memenangkan sekitar 75 persen dari semua acara Badminton World Federation (Federasi Bulu Tangkis Dunia) atau biasa disingkat dengan BWF.

Di ajang Thomas Cup (Piala Thomas) yang diadakan setiap dua tahun sekali, Indonesia berhasil meraih lima kali juara berturut-turut pada awal tahun 1990-an sampai 2000-an.

Dan di Piala Thomas ini juga, kejuaraan dunia tim putra diraih hanya oleh tiga negara yakni Malaysia, Indonesia dan China.

2. Merupakan olahraga terpopuler kedua setelah Sepak Bola

Menurut data, tercatat bahwa bulu tangkis merupakan olahraga terpopuler kedua di dunia setelah Sepak Bola.

Menariknya, pada ajang Olimpiade tahun 1992. Pada saat itu olahraga bulu tangkis diikutsertakan, memecahkan rekor dunia sekitar 1,2 miliar orang di dunia menonton kompetisi olahraga bulu tangkis di layar kaca.

3. Pertandingan badminton hanya berlangsung selama 6 menit

Rekor sejarah tercatat, di Piala Uber tahun 1996 yang digelar di Hong Kong. Pertandingan badminton tercepat hanya berlangsung selama enam menit.

Dalam pertandingan itu, Ra Kyung-min asal Korea Selatan (Korsel) berhasil menang atas Julia Mann asal Inggris dengan skor 11-22 dan 11-1.

4. Senar raket badminton terbuat dari lapisan perut hewan

Sebagian besar para pemain bulu tangkis sudah mulai menggunakan string yang sifatnya sintetis. Namun tak jarang, sering dijumpai beberapa pemain maasih menggunakan raket yang senarnya terbuat dari lapisan perut kering hewan seperti kucing dan sapi.

Rutin Bermain Badminton Ternyata Bisa Bikin Awet Muda

Rutin Bermain Badminton Ternyata Bisa Bikin Awet Muda

Bermain bulu tangkis secara rutin mempunyai segudang manfaat kesehatan bagi tubuh. Ternyata selain menyehatkan badan, olahraga yang satu ini juga mampu mencerahkan kulit dan bikin tetap awet muda.

Baca artikel lainnya: Perlu Tahu, 5 Manfaat Lari Bagi Kesehatan Tubuh

Olahraga badminton bisa menjadi salah satu alternatif untuk perawatan kulit secara alami. Pada saat bermain bulu tangkis, tubuh kita akan mengeluarkan keringat yang sangat efektif.

Alhasil, kotoran dan debu yang menempel pada kulit kita jadi terhalang sehingga kulit kita akan bersih dengan sendirinya. Ketika darah dan eneergi tubuh mengalir dengan lancar, maka kulit akan terlihat sangat cerah.

Sekian informasi mengenai 4 Fakta Menarik Olahraga Bulu Tangkis yang Jarang Diketahui. Sampai jumpa di artikel elanjutnya.

 

 

Perlu Tahu, 5 Manfaat Lari Bagi Kesehatan Tubuh

Perlu Tahu, 5 Manfaat Lari Bagi Kesehatan Tubuh

Lari merupakan salah satu olahraga yang mempunyai segudang manfaat dan pastinya tidak perlu menguras kantong alias hemat. Setiap orang bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja tidak terbatas ruang dan waktu.

Apalagi olahraga yang satu ini tidak perlu mengenakan atribut yang sangat muluk-muluk. Kalian cukup menggunakan sepatu lari dengan ukuran sesuai ukuran kaki yang biasa digunakan untuk olahraga.

Selain untuk menghindari cedera pada kaki, menggunakan sepatu juga banyak manfaat lain untuk keseimbangan dan kenyamanan dalam berlari.

Perlu diingat, spot untuk berlari juga harus diperhatikan seperti jalanan yang tidak ramai dengan kendaraan. Sehingga kita tidak mengganggu jalannya transportasi lain. Karena banyak kasus pelari yang tidak memperhatikan medan untuk berlari sehingga mengganggu kenyamanan bersama.

Kalau bisa, pilih lapangan yang kosong atau jalanan yang tidak dilalui kendaraan bermotor atau pun lainnya. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk keselamatan diri sendiri serta orang lain.

Lari atau jogging mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan tubuh dan kesehatan mental kita. Ada banyak variasi olahraga ini yang bisa kalian lakukan. Dan berikut untuk kalian Perlu Tahu, 5 Manfaat Lari Bagi Kesehatan Tubuh yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya, antara lain:

1. Menurunkan berat badan

Olahraga lari dapat membakar kalori dalam tubuh sehingga mampu menurunkan berat badan. Jika rutin melakukan olahraga lari, niscaya metabolisme dalam tubuh menjadi lebih baik, menurunkan kolesterol darah dan mengurangi rasa lapar. Olahraga lari juga mampu mengurangi resiko penyakit-penyakit tertentu yang disebabkan oleh obesitas atau kelebihan lemak dalam tubuh seperti diabetes, jantung dan tekanan darah tinggi dan lai-lain.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Jika rutin melakukan olahraga lari, organ jantung dalam tubuh akan lebih sehat. Seperti yang kita tahu, fungsi utama organ jantung ialah memompa darah ke seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan organ paru-paru. Dengan rutin berlari, akan menguatkan jantung sehingga jumlah kapiler darah yang dipompa oleh jantung lebih besar. Selain itu, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah dari berbagai macam penyakit.

3. Meningkatkan kualitas otak

Bagi kita manusia, otak sangat penting manfaatnya dan selalu dipakai setiap harinya dalam berbahgai situasi. Jika otak tidak pernah dilatih, ada kemungkinan kita bisa sering lupa dalam hal mengingat. Pada saat berlari, otak pasti akan menghasilkan aktivitas-aktivitas skreatif untuk masalah kehidupan atau apapun yang kita hadapi. Serta membantu meningkatkan kualiatas dan konsentrasi otak.

Manfaat Lari Untuk Kesehatan Mental

Manfaat Lari Untuk Kesehatan Mental

4. Mengelola depresi

Saat berlari, sistem pernafasan menghirup dan mengeluarkan oudara akan bekerja secara maksimal. Sehingga membantu melatih pernafasan dan membuang pikiran-pikiran negatif serta stres dalam pikiran. Dan hormon kebahagiaan atau endorfin akan dilepas sehingga perasaan depresi pun menghilang.

5. Meningkatkan kualitas tidur

Tidur merupakan saat dimana organ-organ tubuh kita perlu di istirahatkan setelah lama lelah beraktivitas. Jika kalian mempunyai masalah pada tidur, bisa dicoba untuk melakukan olahraga lari sebagai opsi agar dapat membantu masalah kurang tidur ini. Sehingga pola tidur menjadi teratur dan kesehatan tubuh serta mental menjadi lebih baik.

Baca juga: Hore, Indonesia Berhasil Mendapatkan Medali Lagi

Hore, Indonesia Berhasil Mendapatkan Medali Lagi

Perjuangan keras bikin Suryo Nugroho jadi atlet bulutangkis yang berhasil.

Suryo Nurgroho merupakan atlet tunggal putra para-badminton nasional yang mewakili Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Pria kelahiran Surabaya tersebut sekarang genap umurnya 26 tahun.

Suryo sudah aktif menggeluti olahraga bulutangkis sejak kecil, namun ketika berusia 12 tahun ia harus merelakan untuk kehilangan tangan kirinya. Tulang di tangan kirinya patah karena kecelakaan motor saat usianya masih kecil.

Pada waktu itu, dokter yang menanganinya sudah angkat tangan bahwasanya patah tulang yang dialami Suryo sangat parah dan sudah tak dapat diperbaiki lagi. Sehingga sang dokter mengatakan kepada Suryo kalau dia akan kehilangan tangan kirinya untuk selamanya.

Suryo mengatakan, bahwa dulunya ia adalah manusia normal sama seperti kita pada umumnya. Karena patah tulang dan tidak dapat diperbaiki lagi jadi tangan kirinya harus diamputasi.

“Kalau perasaan minder itu pasti tetap ada, bahkan saya sempat homeschooling selama 3 tahun karena mental saya pada waktu itu yang sangat turun drastis dan juga malu untuk keluar rumah” ujarnya.

Namun berkat dukungan kedua orang tuanya, Suryo mempunyai semangat lagi untuk menjalani hidup dan beruntungnya tidak ada satupun temennya yang membully dia sewaktu kecil.

Masa-masa kelam dan berat telah dilalui oleh Suryo, dan ia mulai bersemangat kembali untuk menggapai cita-citanya yakni menjadi atlet bulutangkis.

Suryo dan Dheva Menyumbang Medali Untuk Indonesia

Suryo Nugroho tambah koleksi medali Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Kini Suryo Nugroho berhasil menyabet medali perunggu setelah mengalahkan lawannya yakni Fang Jen Yu asal Taiwan. Dengan skor 21-9 dan 21-16 yang diselenggarakan di arena Yoyogi Park, Tokyo, Jepang, pada Sabtu (4/9/2021).

Pada set kedua, Suryo bersemangat langsung berburu untuk tancap gas. Tak mau kecolongan oleh lawannya, ia berhasil meraih skor 5-1 di set kedua tersebut.

Namun keunggulan Suryo tidak berhenti sampai situ saja. Soalnya, Fang lawannya itu berhasil memutarbalikkan keadaan dan berhasil unggul di atas Suryo dengan skor 7-5. Akan tetapi, yang dialami Fang hanya sementara karena Suryo berhasil mengejar kembali dengan skor 8-7.

Dengan begitu, akhirnya Suryo mampu membawa pulang medali tersebut yang berupa perunggu untuk Indonesia. Ia juga merupakan peraih medali pertama untuk cabang olahraga bulu tangkis.

Baca juga: 5 Olahraga Ekstrem yang Bisa Dilakukan di Indonesia

Disisi lain, rekan Suryo yakni Dheva Anrimusthi tunggal putra pun berhasil menyabet medali perak. Pada saat final, Cheah Liek Hou asal Malaysia berhasil mengungguli Dheva dengan skor akhir 17-21 dan 15-21.

5 Olahraga Ekstrem yang Bisa Dilakukan di Indonesia

Indonesia merupakan surganya aktivitas menantang adrenalin dan menambah petualangan. Hal ini disebabkan karena kondisi alam serta letak geografis Indonesia yang begitu beragam. Mulai dari laut, pantai, gunung, bukit, tebing terjal, ombak tinggi, hingga sungai yang sangat curam.

Membuat Indonesia menjadi negara tujuan bagi pencari sensasi dan bernyali tinggi. Tinggal dipilih, mana yang paling mengusik dan menambah rasa keingintahuan Anda. Untuk kalian pecinta olahraga ekstrem, tentu permainan olahraga seperti badminton dan sepak bola terasa kurang menantang.

Dengan banyaknya pilihan destinasi wisata olahraga ekstrem yang ada di Indonesia, tentu saja mencoba menantang adrenalin lewat olahraga ekstrem yang tengah populer bisa kalian lakukan.

Olahraga Ekstrem Terpopuler di Indonesia

1. Diving atau Menyelam

Olahraga Ekstrem Terpopuler di Indonesia
Indonesia terkenal akan kekayaan dan keindahan lautnya. Salah satu cara untuk menikmati keindahan bawah laut Indonesia adalah dengan melakukan olahraga ekstrem diving alias menyelam.

Beberapa titik menyelam terbaik yang boleh kalian coba untuk melakukan olahraga ekstrem ini antara lain Raja Ampat, Bunaken, Pulau Komodo, dan Menjangan.

Bagi kalian yang belum bersetifikasi untuk menyelam, kalian bisa coba melakukan snorkeling di beberapa perairan dangkal di Indonesia seperti di Kabupaten Kepulauan Seribu.

2. Rock Climbing atau Panjat Tebing

Olahraga Ekstrem Terpopuler di Indonesia
Merupakan salah satu dari banyak jenis olahraga di alam bebas dan olahraga ini harus menggunakan peralatan dan terknik-teknik tertentu untuk bisa melakukannya.

Baca juga : Catat! Ini Hasil Lengkap Undian Sepakbola PON XX Papua 2021

Olahraga ini biasanya disukai oleh orang-orang yang menyukai alam bebas atau dari bagian Mahasiswa Pencinta Lingkungan. Kalian bisa memanjat tebing di daerah Uluwatu Bali, Cartenz Jayawijaya Papua dan Parangedong Yogyakarta.

3. Paragliding atau Paralayang

Olahraga Ekstrem Terpopuler di Indonesia
Merupakan olahraga lepas landas dari gunung, tebit atau dari sebuah lereng di perbukitan dengan memanfaatkan tenaga angin. Namun untuk kalian yang parno dengan ketinggian tidak dianjurkan untuk mencobanya ya, karena nanti akan membahayakan diri sendiri.

Contoh destinasi wisata ekstrem ini ada tersebar luas di Indonesia di antara lain di Gunung Banyak Malang, di daerah Puncak Bogor dan Gunung Mantatimali Sulawesi Tengah.

4. Rafting atau Arung Jeram

Olahraga Ekstrem Terpopuler di Indonesia
Arung Jeram adalah salah satu kegitan mengarungi jeram-jeram sungai yang cukup deras. Olahraga ini mempunyai sejarah yang cukup panjang sejak awal abad ke-19 yang dicetuskan oleh John Macgregor asal Amerika Serikat.

Indonesia juga terkenal akan beberapa sungai yang eksotis dengan arus deras yang cukup menantang. Tentunya sungai-sungai seperti inilah yang bisa kalian bersama teman-teman kunjungi untuk melakukan arung jeram.

Inilah beberapa spot arung jeram di Indonesia yang bisa di kunjungi: Sungai Batang Tarusan Sumatera Barat, Sungai Ayung Bali, Sungai Elo Jawa Tengah, dan Sungai Nimanga Sulawesi Utara.

5. Flyboarding

Olahraga Ekstrem Terpopuler di Indonesia
Flyboarding merupakan salah satu jenis olahraga yang cuckup ekstrem dan sedang populer saat ini karena mampu menguji keseimbangan tubuh kalian.

Olahraga dengan menggunakan sebuah perangkat papan pijakan yang dihubungkan dengan pipa sepanjang 19 meter ke turbin Jet Ski serta dilengkapi nozzle untuk membuang air laut dengan kekuatan yang sangat tinggi sehingga tubuh kita terdorong di atas permukaan air laut.

Mau coba olahraga yang ekstrem satu ini? Kalian bisa mendatangi Tanjung Benoa Bali agar bisa menikmati keseruan olahraga ini. Itulah 5 Olahraga Ekstrem yang Bisa Dilakukan di Indonesia. Tertarik mencoba?

Catat! Ini Hasil Lengkap Undian Sepakbola PON XX Papua 2021

Ilustrasi pertandingan cabang olahraga sepak bola di PON.

Hasil undian grup PON XX Papua 2021 cabang olahraga (cabor) sepakbola Putra & Putri digelar secara tatap muka di Jayapura, Papua dan disiarkan juga melalui virtual pada Rabu (1/9/2021)

Dalam undian secara virtual tersebut yang berjumlah 18 perwakilan provinsi diantaranya 12 tim perwakilan provinsi untuk cabor sepak bola putra dan 6 tim perwakilan provinsi untuk cabor sepak bola putri.

Yunus Nusi selaku Sekjen PSSI juga turut hadir membuka pengundian grup tersebut secara virtual. Yunus berharap adanya kerja sama yang baik antara PSSI dan PB PON di Papua serta semua stakeholder sepak bola. PSSI pun ingin gelaran PON Papua 2021 berjalan lancar, aman, dan sukses.

“PSSI mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, PB PON, Asprov Papua dan semuanya atas terselenggaranya PON XX Papua 2021 nanti,” kata Yunus Nusi dalam rilis federasi.

“Tentu pada pengundian ini kami menyaksikan secara bersama-sama, transparansi yang menjadi pedoman pegangan PSSI dalam setiap gelaran yang akan berlangsung,” ujarnya lagi.

Menilik jadwal PON Papua 2021, cabang olahraga sepak bola putra bakal mulai dipertandingkan pada 27 September sampai dengan 14 Oktober 2021. Sedangkan untuk kategori putri, pertandingan dimulai pada tanggal 3 sampai 11 Oktober 2021.

Untuk lokasi tandingnya, tim sepak bola putra yang terdiri dari tim-tim Grup A akan bertanding di Stadion Mandala (Jayapura), Grup B di Stadion Mahachandra, Universitas Cendrawasih (Jayapura) dan untuk Grup C akan berlaga di Stadion Barnabas Youwe (Kabupaten Jayapura).

Sedangkan untuk tim sepak bola putri hanya akan berlaga di Stadion Katapal (Kabupaten Merauke).

Baca juga : Mengenal Sejarah Paralimpiade Indonesia

12 Tim yang akan tampil di PON XX Papua 2021 Sudah Melewati Babak Kualifikasi

Stadion Mandala telah siap menghadapi PON XX Papua 2021

Terkait regulasi, salah satu yang diterapkan yaitu semua tim peserta wajib menggunakan pesepak bola amatir. Kemudian, pada nomor putra, pemain yang berlaga maksimal kelahiran 1 Januari 1998, sedangkan putri bebas. Lalu, setiap tim peserta dapat mendaftarkan minimal 18 pemain dan paling banyak 20 pemain.

Diketahui, 12 tim yang akan tampil di PON Papua 2020 merupakan tim terbaik dari babak kualifikasi. Tujuh tim merupakan juara grup babak kualifikasi, tiga tim terbaik dari Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, juara bertahan, dan tuan rumah.

Berikut hasil lengkap pengundian grup cabang olahraga sepak bola PON XX Papua 2021.

Sepak bola Putra
Grup A:
1. Papua
2. Nusa Tenggara Timur
3. Maluku Utara
4. Jawa Barat

Grup B
1. Jawa Timur
2. Sumatera Utara
3. Jawa Tengah
4. Sulawesi Selatan

Grup C:
1. Kalimantan Timur
2. Aceh
3. Sulawesi Utara
4. Bengkulu

Sepak bola Putri
Grup A:
1. Papua
2. Jawa Barat
3. Papua Barat

Grup B:
1. DKI Jakarta
2. Kalimantan Tengah
3. Bangka Belitung.